Ragam Kemasan

Apapun Ada Di Dalamnya

Bagaimana Membuat kaleng??(lanjutan)

BAB II (lanjutan)

PROSES CUTTING RAW MATERIALS


  1. A. MENGENAL MESIN CUTTING

Proses cutting atau pemotongan bahan baku kaleng dapat diistilahkan juga dengan proses sliting, karena menggunakan mesin potong yang disebut Sliter. Proses ini dilakukan untuk mendapatkan ukuran bahan body maupun komponen sesuai standar Unit Size masing-masing.

Berdasarkan proses kerjanya, mesin cutting yang ada dikatagorikan menjadi 3 jenis, yaitu  :

1.   Manual slitting  :

Adalah jenis slitting yang pengoperasianya menggunakan tenaga manusia yang sekaligus sebagai operator cutting dimana pisau potong langsung dikenakan pada bahan menggunakan tangan atau kaki, sehingga jenis pemotongan seperti ini dibagi menjadi 2, yaitu :

  1. Gunting pancal (kaki)
  2. Gunting rajang (tangan)

2.   Semi automatic slitting :

Adalah jenis mesin slitting yang pengoperasianya sudah menggunakan sistem automatis tetapi belum secara langsung melakukan proses potong 2 sisi, yaitu untuk ukuran tinggi (US Width) dan panjang (US length). Jadi masih memerlukan pengoperasian manual dalam hal penggantian posisi cutting dari potong diamameter ke potong tinggi.

3.  Automatic slitting :

Adalah jenis mesin slitting yang pengoperasiannya menggunakan sistem automatis dan sudah lengkap melakukan dua proses cutting secara langsung atau bersambung tetapi input bahan dan output produk masih ditangani secara manual

  1. 1. Fully Automatic Slitting Machine

Adalah jenis mesin sliting yang pengoperasikan menggunakan sistem automatis secara penuh meliputi rangkaian input bahan, proses potong sampai packing/palletizing output produknya. Adapun penambahan bagian mesin yang utama pada jenis fully automatic ini antara lain :

–          Rail feeder

–          Feeder

–          Suction cup unit

–          Sensor Double sheet

–          Palletizer

  1. B. PENGENALAN BAGIAN-BAGIAN MESIN

(Fully Automatic Slitting Machine)

  1. 1. Rail feeder

Berfungsi sebagai tempat meletakkan sheet dalam skid yang akan diproses cutting sehingga dapat dengan mudah bahan tersebut didorong ke feeder

  1. 2. Feeder

Adalah tempat kedudukan sheet (dalam skid) pada mesin potong yang akan diproses cutting dengan sistem hidrolis sehingga dapat dinaikan dan diturunkan sesuai kebutuhan suction cup unit mengambil sheet tersebut

  1. 3. Suction Cup Unit

Adalah alat yang bekerja dengan sistim vacuum dan berfungsi mengambil lembaran-lembaran sheet menuju proses cutting

  1. 4. Plate Table 1

Merupakan meja tempat kedudukan sheet yang sekaligus berfungsi menjaga posisi sheet tersebut tidak bergeser/berubah sehingga berakibat hasil slitting menceng/tidak siku

Terdiri dari :

  1. Square bar adalah batang penyiku plate atau penjepit sehingga plate tetap berada pada posisi siku
  2. Tin plate guide adalah batang pengarah tin plate menuju ke cutter atau disebut juga sheet transporter
  3. Chain dan Chain dog adalah rantai pembawa sheet menuju cutter
  4. Frame adalah rangka tepi plate table
  1. 5. Sensor Double Sheet

Adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi terjadinya sheet double  pada saat proses cutting. Alat ini dapat bekerja secara automatis menghentikan semua rangkaian kerja mesin jika terjadi double sheet sehingga sheet tersebut tidak sampai tercutting

  1. 6. Counter

Merupakan alat penghitung jumlah sheet yang melalui proses cutting

  1. 7. Cutter I

Adalah rangkaian pisau potong yang berfungsi melakukan proses potong pertama (operasi 1), yang biasanya pada posisi panjang (Ø) body blank.

Cutter ini terdiri atas 2 bagian, yaitu :

  1. Circulator cutter upper (rangkaian pisau potong atas) terdiri dari :
    1. Cutter upper (pisau atas) sebagai pisau pemotong sheet
    2. Hub cutter sebagai tempat kedudukan/penyangga cutter terhadap circulator upper
    3. Rubber ring berada ditengah antara cutter dan hub cutter yang berfungsi melakukan penekanan terhadap sheet yang dicutting sehingga tidak dapat bergeser dari posisinya dan hasil cutting tidak bergelombang
    4. As circulator sebagai penggerak perputaran seluruh rangkaian circulator cutter upper.
  2. Circulator cutter lower (rangkaian cutter bawah) terdiri dari :
  3. Cutter (pisau)
  4. Hub cutter
  5. As circulator

(dalam rangkaian ini tidak diperlukan rubber ring)

  1. Plate table II (bagian bagiannya sama dengan plate table I)
  2. Cutter II (bagian bagiannya sama dengan cutter I)

10.  Front Gauge

Adalah alat yang berfungsi sebagai penjaga sheet agar pada saat cutting selalu dalam kondisi siku/tidak terjadi miring

11. Packing table/palletizer

Adalah meja penempatan body blank hasil cutting sehingga tertumpuk rapi dan dapat dengan mudah dipindahkan oleh operator ke palet dan di packing

Januari 15, 2010 - Posted by | Ragam "KEMASAN"

7 Komentar »

  1. Pak moest, kalau boleh tau, ada kenalan pabrik pembuat aerosol tin can ga ya?

    Trims bnyk.

    Chris
    Bisa dihubungi di 087878767604

    Komentar oleh chriz86 | April 10, 2012 | Balas

    • pak chris, saya Bernard dari PT. IMCP industri Can making lokasi jakarta/bogor. Apa saya bisa menawarkan jasa can making aerosol bapak? thnx

      Komentar oleh bernard | Maret 18, 2013 | Balas

      • pak bernard, maaf saya baru lihat balasan adri anda…sudah beberapa bulan. Apakah masih aktif di IMCP? jika iya, saya masih tertarik untuk memproduksi aerosol can…bs di pm ke saya di chermanto@hotmail.com. trims

        Komentar oleh chriz86 | November 8, 2013

    • Dear all,
      Mohon info spesifikasi dan harga serta minimum order untuk Candy Tin Can, dimensi kira2 : diameter lingkaran kaleng 12 cm, tinggi kaleng 4 cm.
      Thx vm.

      Farid, Jakarta.
      bisnisfarid87@gmail.com

      Komentar oleh farid | Februari 21, 2015 | Balas

  2. Pak moest, kalau boleh tau, ada kenalan pabrik pembuat aerosol tin can ga ya?

    Trims bnyk.

    Chris
    087878767604

    Komentar oleh chriz86 | April 10, 2012 | Balas

  3. Pak Moest, tolong info nya dong, aku mau cari pabrik pembuat mesin manual slitting. Atas perhatian dan informasinya saya ucapkan terima kasih.

    Robin (Hp : 085215916200)

    Komentar oleh Robin | Mei 7, 2012 | Balas

  4. pak moest, untuk mesin kaleng dengan mesin dandang bakso kan tidakm beda jauh. yang saya tanyakan adalah. bisakah dibuat mesinnya untuk semi otomatis atau otomatisnya? sehingga bs cepat dalam pengerjaan, untu mesin potongnya apakah sama dengan mesin pond? trus untu pembuatan angsangnya apa juga bisa dibuat yang praktisnya? untuk kalkulasi pembuatan satu mesin lengkap kira2 berapa. terima kasih

    Komentar oleh nizar | Desember 21, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: